Februari 24, 2024

Infoterpercaya.net

Informasi Terpercaya

Viral Video Bikin WhatsApp Hang dan Crash, Pakar: Bukan Virtex

2 min read
Pakar dan konsultan keamanan siber menjelaskan soal virtex yang disebut-sebut menyebabkan aplikasi WhatsApp macet atau melambat dan bahkan crash.

Belakangan ini beredar video berisi kejadian seorang pengguna WhatsApp membuka video yang malah menyebabkan aplikasi perpesanan itu macet, hang, atau crash.

Ditambah lagi dalam video bahwa penyebab kejadian tersebut karena adanya virtex atau virtual text.

Pengamat dan konsultan keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, berpendapat video-video itu tak perlu dicemaskan secara berlebih.

Menurutnya, aplikasi terganggu dan macet lebih dikarenakan spesifikasi smartphone yang digunakan tak memadai.

WhatsApp Channels Mulai Bergulir dari Singapura dan Kolombia, Fitur Buat Follow di WA “HP agak jadul dan underspec,” kata dia saat dihubungi, Jumat 10 Maret 2023.

“Jangan takut berlebihan ini hanya video yang over,” kata Alfons menambahkan.

Menurut Alfons, video penyebab aplikasi tak berfungsi memang sudah dirancang sedemikian rupa sehingga hardware ponsel tidak mampu menampilkannya, dan akhirnya menyebabkan crash.

Kasus semacam ini, kata Alfons, umumnya terjadi pada ponsel jadul yang spesifikasinya rendah.

Ia menyarankan untuk melihat ponsel korban–dalam video–dengan lebih detil, yang menurutnya, terlihat seperti produk lama setidaknya dari desain.

Bagian bezel atas dan bawah jauh lebih tebal dibandingkan yang ada pada ponsel kekinian.

Dari sisi RAM, Alfons menduga sekitar 3 GB ke bawah.

WhatsApp Channels Fitur Baru yang akan Diluncurkan Sesuai namanya, Virtex adalah kependekan dari virtual text.

“Jadi, seharusnya isinya teks atau coding yang disusun sedemikian rupa dengan tujuan membuat sistem WhatsApp kewalahan dan hang,” kata Alfons menjelaskan.

Virtex bisa saja diselipkan di berbagai media yang dikirim melalui WhatsApp seperti gambar, nomor kontak, shareloc, dan lainnya.

Tapi yang terjadi saat ini, istilah Virtex disebut Alfons berasimilasi menjadi seakan-akan virus atau program jahat yang merusak atau menyebabkan WhatsApp hang atau crash.

“Ketika ramai muncul video yang menyebabkan ponsel hang dan crash ini, penyebar videonya menggunakan istilah Virtex,” kata Alfons.

Padahal, dia menjelaskan, sebenarnya video yang beredar bukanlah video yg diselipkan virtual text.

“Tetapi istilah virtex ini sudah menjadi istilah baku di dunia siber Indonesia untuk menyebut program jahat atau virus yang menyerang WhatsApp.” Yang sebenarnya terjadi, Alfons menuturkan, video itu telah dirancang menjadi apa yang disebutnya height overflow.

Itu membuat kebanyakan perangkat Android jadul tidak mampu menampilkan layar yang diminta video sehingga mengakibatkan lag, hang, atau restart.

Videonya itu sendiri, kata Alfons, tidak mengandung aplikasi jahat.

Tidak ada virus, trojan atau malware.

“Dengan kata lain video ini mengeksploitasi keterbatasan hardware jadul menampilkan video,” tuturnya.

Jika dilihat tampak luar video tersebut tidak terlihat sesuatu yang mencurigakan.

Sulitnya mengidentifikasi hanya berdasarkan tampilan, maka satu-satunya cara adalah menjalankan video itu di ponsel.

Seandainya ada 2 video yang tampilannya sama, yang satu bisa dimodifikasi menjadi height overflow dan satunya tidak.

“Walau ponsel menjadi hang karena height overflow, namun aplikasi WhatsApp di web tetaplah aman,” kata Alfons sambil menambahkan, “Video yang viral itu sebenarnya video yang di-permak dan tidak ada Virtex-nya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.